
Rencana pemerintah menghadirkan kereta api di Bali masih menunggu Kepastian Bandara diBuleleng,Sebab, untuk mewujudkan rencana tersebut, syaratnya adalah Bandara Bali Utara atau Bandara Buleleng harus sudah dibangun terlebih dahulu.untuk Bandara Buleleng yang sudah diwacanakan Sementara masih dalam Proses, penetapan lokasi (penlok)
Setelah memimpin rapat pembahasan Masterplan Integrasi dan Konektivitas Transportasi Bali ,Rabu (22/5) Kepala Bidang Keterpaduan Moda Dinas Perhubungan Provinsi Bali , Standly Juwono Edwi Suwandhi.ATD.MT menyampaikan Memang salah satu Syarat adalah penetapan lokasi Bandara Bali Utara. Kalau ini belum ditetapkan Rencana kereta api belum bisa terlaksana. Jadi syarat kereta api ada di Bali, apabila Bandara Bali Utara sudah dibangun.

Dalam rapat yang dihadiri hampir seluruh Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota di Bali itu, dan membahas antara lain konsep pengembangan wilayah, pembahasan rencana pembangunan jalur kereta api jenis LRT dan ART, serta pengembangan transportasi di Bali tahun 2019-2023.
Rencana pembangunan jalur kereta api memang jadi topik utama dalam rapat tersebut.Dari materi yang dipresentasikan, terlihat desain jalur-jalur kereta api jenis Light Rail Transit (LRT), dan Autonomous Rail Rapid Transit (ART) sudah selesai dibuat,Sementara jalur dari Bandara Ngurah Rai-Kuta-Denpasar-Sanur akan dibuat jalur kereta ART. Selain di dua jalur tersebut, dalam desain masterplan itu juga terlihat ada jalur kereta ART jurusan Pelabuhan Gilimanuk-Singaraja.Tapi apa yang ada di materi itu belum final. Bisa saja berubah nanti karena masih dalam tahap kajian-kajian.
Sebelumnya, Pemerintah Pusat bersama dengan Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen membuat jalur kereta api di Bali.Jalur kereta api diharapkan bermanfaat untuk kehandalan perjalanan antarbandara (Bandara Ngurah Rai dan Bandara Buleleng), perbaikan travel time.Karena dengan kereta api, perjalanan dari Denpasar ke Buleleng yang rata-rata ditempuh dengan waktu 3 sampai 5 jam bisa dipersingkat menjadi 1,5 jam.Selain itu, kereta api juga bermanfaat untuk perbaikan suistainability angkutan, dan peningkatan keselamatan, daya saing logistik serta untuk kebutuhan pariwisata Bali.Meski pemerintah sudah membuat masterplan sinergi dan konektivitas transportasi Bali, namun untuk lintasan jalur mana saja yang bakal dilalui kereta api belum detail dibuat oleh pemerintah.
Sampai saat ini pemerintah masih dalam tahap melakukan kajian, dan studi kelayakan.Untuk kereta api ART di perkotaan yang melintas dari Bandara Ngurah Rai ke Sanur, saat ini masih akan dilakukan kajian oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).
Denpasar,31 Mei 2019
Pranata Humas Dinas Perhubungan Provinsi Bali