

Pemerintah Provinsi Bali sedang menyiapkan regulasinya. Dalam bentuk Peraturan Gubernur (PERGUB).Gubernur Bali, Wayan Koster yang ditemui seusai melepas konvoi kendaraan listrik serangkaian Peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) Ke-74 di Rumah Jabatannya, Jaya Sabha Denpasar, Minggu (27/10).
Gubernur menyatakan ada berbagai pertimbangan yang mendorong dirinya selaku kepala Daerah di Bali Untuk lebih mengupayakan penggunaan kendaraan listrik bertenaga baterai tersebut. Beliau menyebutkan, alasan pertama pihaknya mendorong penggunaan kendaraan listrik karena pemanfaatannya yang ramah lingkungan. Sehingga, pertimbangan itu sejalan dengan visi pemerintahan dalam kepemimpinannya saat ini. Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Yang salah satu poinnya adalah untuk melindungi dan menjaga kelestarian alam Bali.

beliau juga menambahkan setelah pergub tersebut terbit, pihaknya di Pemprov Bali akan mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk kelompok-kelompok tertentu. Begitu juga pada zona-zona tertentu. Sehingga penerapan kendaraan listrik bisa lebih cepat. Terlebih, Kementerian Perindustrian RI sudah menjadikan Bali sebagai daerah percontohan kendaraan listrik. Disamping DKI Jakarta. Bila pergub tersebut terbit, Bali akan menjadi daerah pertama yang memiliki regulasinya.
Gubernur Bali optimis, pengalihan penggunaan kendaraan dari berbahan bakar fosil ke listrik akan lebih mudah di Bali. Karena wilayah Bali relatif kecil. Penduduknya juga tidak terlalu banyak. Ditambah lagi dengan pendapatan masyarakatnya yang relatif cukup tinggi.
Sementara itu, General Manager (GM) PLN UID Bali, Nyoman Suwarjoni Astawa, menyebutkan bahwa untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik, pihaknya sudah memasang 109 titik Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di Bali. Selain itu, sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat termasuk memperkenalkan keandalan kendaraan listrik, PLN secara bertahap akan mengganti sepeda motor operasionalnya. Dari yang berbahan bakar fosil dengan energi listrik.
Hadir Juga Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali sebagai Tamu Undangan dan stakeholder terkait yang ikut mensukseskan acara tersebut.

Konvoi yang finish di Monumen Bajra Sandi Renon ini diikuti oleh satu mobil listrik, 35 motor listrik, dua bajaj listrik, dan sepuluh sepeda listrik, serta beberapa e-scooter.
Denpasar 28 Agustus 2019
Pranata Humas Dinas Perhubungan Provinsi Bali