
Dishub Bali Bahas Penentuan Koridor Prioritas Inter-Ulapan “Ubud Konektor”
Kamis, 18 April 2024, Mewakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Kadek Mudarta selaku Kepala Bidang Keterpaduan Moda memberikan sambutan pembukaan dalam rapat Ulapan Mobiliti Plan. Background dan Framework KIAT dalam project kali ini adalah Ulapan White Paper (November 2021), Sarbagita Sustainable Urban Mobility Plan (April 2022) dan Bali Battery Based Electric Motor Vehicle Acceleration Action Plan 2022-26 (Mar 2023).
Scope dari kegiatan Ulapan Mobility Plan adalah Ubud Town Centre Vitality dimana kegiatan ini mencangkup Area inti Ubud seluas 1 km persegi dengan kemacetan parah, amenitas buruk, Sistem satu arah, urbanisme taktis, pedestrianisasi, serta TOD dengan koneksi kereta api di masa depan. Intra-Ulapan Access and Mobility kegiatan ini mencangkup Ubud ke Tegallalang dan Payangan (ribbon development), tidak ada angkutan umum formal, Usulan Light rail dan Cable car. Inter-Ulapan Connectivity kegiatan ini mencangkup Trans Metro Dewata Rute 4, Proposal park and ride, serta Proposal SUMP Regional Connector. Kegiatan ini mendukung revitalisasi zona inti ubud, dimana telah termuat dari studi sebelumnya (white apaer) kemacetan disebabkan oleh kendaraan keluar masuk wilayah, ketergantungan akan angkutan sewa, taksi, dan pribadi untuk mencapai ulapan. Studi ini menggunakan Analisis MCA menggunakan data dari berbagai sumber untuk menentukan koridor prioritas untuk diteliti lebih mendalam dengan survey empiric.
Pemerintah Provinsi Bali memberikan apresiasi terhadap inisiasi Ulapan Mobility Plan yang berasal dari Bappenas. Inisiasi ini perlu segera diwujudkan karena berakar dari permasalahan yang ingin dipecahkan di Ubud. Namun, penting untuk diingat bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada transformasi Ubud semata, melainkan juga mengangkat pentingnya Ubud sebagai area strategis dalam sistem wilayah di Bali dan sektor pariwisata Bali.